Riyan selalu berharap berada di tengah-tengah keluarganya yang hangat, dianggap ada sekaligus disayangi sebagaimana abang dan adiknya rasakan, tetapi bukan semata-mata kehadirannya ada hanya karena dibutuhkan saja. di usianya yang baru menginjak remaja, seharusnya riyan bisa menghabiskan waktu untuk menemukan hal baru dihidupnya, bukan merasa beban dan luka yang membuatnya berhenti dititik itu …